ADA APA DENGAN KASIH [cinta]?
Judul Film AADC begitu terkenal
pada zamannya. Lalu film AADC yang ke 2 juga sudah dibuat. Film ini begitu
dinikmati oleh banyak orang.
Kalau anak muda selalu penasaran
dengan apa yang disebut CINTA, ,,, bagi anak muda topic ini menjadi begitu
penting dan dinikmati, dicaritahu, bahkan ketika orang membuat film muncul
bermacam-macam judul yang anek. Cintaku pada supir angkot, cinta pada pandangan
pertama, cinta pada peternak bebek, dll…
Tapi, berbeda dengan orang tua
yang tidak terlalu banyak menyukai film dengan tema cinta seperti itu. Tetapi
ini bukan berarti tidak ada.
Kalau topic tentang cinta selalu
hangat dibicarakan dalam dunia perfilman Indonesia khususnya, maka, kita
sebagai orang percaya juga ada satu topic yang sering dan dikhotbahkan, baik
kepada anak-anak maupun orang tua. Topic itu adalah,,, KASIH.
Kalau orang selalu penasaran
dengan hal-hal berkaitan dengan cinta, kita juga perlu untuk menjadi lebih
daripada penasaran, tetapi mau belajar, mengerti, dan mempraktekkannya dalam
kehidupan kita sehari-hari.
Apa itu kasih?
Apakah setiap orang Kristen
mempraktekkannya?
Apakah saya atau bapak/ibu/sdr/I
sudah mempraktekkannya dengan benar?
Video Tanggapan beberapa orang tentang KASIH
Orang Kristen adalah orang yang
dikenal dengan ajarannya yang banyak berbicara soal kasih. Kasih selalu menjadi
topic yang tak lepas ketika di khotbahkan atau ketika berbicara soal bagaimana
harus bersikap.
Sebab, kasih sendiri berasal dari
Allah. Seperti yang dikatakan dalam Yohanes 3:16…. Karena begitu besar kasih
Allah,,,
Kasih yang diajarkan dalam
kekristenan adalah kasih
karena kita dikasihi, bukan kasih karena kita mau dikasihi.. kita tidak
akan bisa mengasihi jika kita tidak menyadari akan kasih Allah yang sudah lebih
dahulu mengasihi kita.
Hukum kasih juga yang merangkum
10 hukum taurat/perintah Allah kepada manusia.
Yaitu seperti yang dituliskan
dalam Matius 22:37,39
1.
Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu, dan
dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akalbudimu
2.
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu ialah
kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Tetapi bagaimana faktanya? Apakah
kedua hal itu sudah sesuai dengan target Allah untuk mengasihi?
KEJADIAN PENDETA DI DELISERDANG
Pdt.
Anderson Sembiring membunuh Rosalia Cici Maretini Siahaan jemaatnya di kamar
mandi gereja pada 31 mei 2018. Menurut pengakuannya kepada petugas, ia nekad
membunuh karena terbakar cemburu karena korban menjalin komunikasi dengan manta
pacarnya.
Ia [Anderson] tak mau jika
pacarnya jatuh kembali ke pelukan mantannya, sehingga ia nekad menghabisi nyawa
korbannya. Biadabnya lagi, ia menyetubuhi korban meskipun sudah tidak bernyawa
lagi.
Ia juga mengakui bahwa korban
[pacarnya yang terbunuh] sedang hamil hasil hubungan dengan dirinya.
Kepada wartawan ia menjelaskan
menjalin hubungan pacaran itu sudah 3 tahun. Dan pelaku ini akan dijatuhi
maksimal hukuman mati.
Ini adalah sebuah kenyataan yang
terjadi. Bagaimana mungkin seorang oknum pendeta bisa melakukan hal demikian? … berarti ia tidak
memprakteikkan kasih itu.
Ada
apa dengan kasih yang diajarkan dalam kekristenan?
Bukan kasihnya yang salah. Kasih
yang ditunjukkan dan diajarkan Allah kepada manusia adalah kasih yang sempurna
karena Allah kita adalah Allah yang sempurna yang sudah ada sejak semula.
MAZMUR 25:6
“ingatlah segala rahmat-Mu dan kasih
setia-Mu, ya Tuhan, sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala”
Kasih itu sudah ada sejak dahulu.
Karena itu, Tuhan menetapkan segala hokum-hukum kasih agar manusia dapat
menerapkannya dalam setiap kehidupan umat-Nya.
Apa saja hukum-hukum kasih itu?
1.
Mengasihi Tuhan
Matius 22:37 .
. . Kasihilah Tuhan Allahmu
Tuhan mau kita
mengasihi Tuhan terlebih dahulu. Mengenal Tuhan lebih dahulu merupakan hal yang
penting. Oleh sebab itu, sebelum kita mengenal yang lain lebih dalam. Kenallah
Tuhan terlebih dahulu. Kasihilah Tuhan terlebih dahulu.
2.
Mengasihi Orang Tua
Keluaran 20:12
Orang tua adalah wakil Allah di
dalam dunia ini. Sehingga apapun keputusan atau perintahnya merupakan kewajiban
kita untuk taat dan patuh selagi hal itu tidak bertentangan dengna iman
kristiani kita. Menghormati orang tua adalah kewajiban agar kita berbahagia
dalam arti bahwa dapat hidup dengan tenang. Biar bagaimanapun mereka adalah
orang tua kita.
Yang mau ditekankan disini adalah
jangan menyia-nyiakan orang tua, kita urus dengan baik selama masih ada,
3.
Tidak membalas kejahatan
Hukum kasih Kristen itu berbeda
dengan yang lain. Selangkah di depan semua hokum yang lain. Kita tidak boleh
membalas kejahatan orang lain. Sebab jika kita membalasnya maka kita tidak beda
dengan mereka. Kita juga telah menjadi jahat. Dan kita ingat bahwa pembalasan
bukanlah hak kita. Tetapi pembalasana dalah hak Allah. Oleh sebab iitu firman
Tuhan mengajarkan supaya kita juga menjadi bijak. Jangan mencari-cari persoalan
dan jangan mudah untuk terpancing melakukan hal yang tidak benar juga.
1 Petrus 3:9 “dan janganlah membalas kejahatan dengna
kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu
memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat.”
4.
Mengasihi musuh
Lukas 6:27 “tetapi kepada kamu, yang mendengarkan
Aku, Aku berkata: kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci
kamu”
6:35 “tetapi kamu kasihilah musuhmu dan
berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan,
maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah yang Mahatinggi,
sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap
orang-orang jahat”
Sungguh luar biasa.
Ketika nonton tentang debat yang
dilakukan oleh seorang mantan ustad dan mantan pendeta ketika mereka mendebatkan
mengenai Tuhan Yesus yang dijadikan Tuhan oleh orang Kristen. Salah satu
jawaban yang diberikan oleh pendeta tersebut ialah bahwa ajaran Yesus tidak
dapat diajarkan oleh siapapun.
Tidak ada ajaran lain yang lebih
tinggi dari ajaran Kristen yang selangkah maju kedepan. Ketika dunia mengatakan
bahwa kita harus membalas, berarti itu juga membuat kita akan sama-sama
dipandang sebagai orang yang jahat. Ketika tidak membalas maka dipandang lemah.
Tetapi yang luar biasa adalah ketika kita justru mengasihi musuh kita.
-
Musuh kita berarti bukan orang yang kita musuhi
-
Tetapi orang yang memusuhi kita atau berbuat
jahat kepada kita baik dia mengakui atau tidak
Artinya apa? Kita tidak boleh
memusuhi orang. Tidak boleh membuat orang lain menjadi musuh kita. Kita harus
hidup berdamai dengan semua orang.
5.
Tidak mengharapkan imbalan
Lukas 6:34
“Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada
orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu?
Orang-orang berdosa pun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka
menerima kembali sama banyak.”
Karena
dasarnya sama, bahwa kita melakukan sesuatu adalah karena didasari oleh
kebaikan Tuhan yang sudah kita terima. Oleh sebab itu, Kekristenan mengajarkan
kepada kita untuk berbuat baik, tetapi bukan supaya kita mendapatkan kebaikan
dari orang lain juga atau supaya nanti kita dibantu. Kita berbuat baik meskipun kita tidak
menerima kebaikan dari orang lain. Kitalah yang perlu memulai untuk melakukan yang
baik kepada orang lain.
6.
Menjadi orang yang sabar, murah hati, dan penuh
kasih
Mazmur 103:8 “Tuhan adalah penyayang dan pengasih,
panjang sabar dan berlimpah kasih setia”
Karena Tuhan
adalah pribadi yang demikian, maka kita juga perlu hidup seperti ini.
7.
Berbuat Baik
Roma 12:9 “hendaklah kasih itu jangan pura-pura!
Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik”
Berbuat baik merupakan keharusan
bagi setiap manusia. Tuhan Yesus telah mencontohkan terlebih dahulu dengan
berbuat baik kepada orang-orang. Sekarang adalah giliran kita untuk melakukannya.
8.
Mengasihi orang yang menderita
Amsal 14:21 “siapa menghina sesamanya berbuat dosa,
tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang
menderita”
Orang yang menderita berarti
membutuhkan pertolongan. Kita bukan menghina mereka, melecehkan mereka tetapi
kita membantu mereka. Mereka jadi bahan pembelajaran bagi kita agar supaya kita
tidak menjadi seperti mereka. Kita bekerja keras dan menghargai apa yang kita
miliki sebagai anugerah dari Tuhan
9.
Rela Berkorban
Matius 16:24 “Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya:
“setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salib
dan mengikut Aku”
Menyangkal
diri yang dimaksud disini adalah berkorban untuk mengikut Yesus. Meskipun
banyak tantangan. Orang tua melarang, teman menjauhi, tetapi kita tetap setia
kepada Tuhan maka kita akan dipulihkan. Mereka akan kembali dengan sendirinya,
sesuai dengan jalan Tuhan. Sudah banyak terjadi seperti demikia… contoh Pdt.
Alipin. Korban bukan harus nyawa, tetapi bisa berupa uang, jabatan, benda,
barang berharga milik kita, kesenangan, dll.
10. Mengampuni
dan Tidak Dendam
Kolose 3:13-14
“sabarlah kamu seorang terhadap yang
lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam
terhadap yang lain, sama seperti Tuhan Yesus mengampuni kamu, kamu perbuatlah
juga demikian. Dan diatas semuanya itu, kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang
mempersatukan dan menyempurnakan.
LALU,,, apa
yang terjadi dengan orang yang melakukan hokum kasih ini?
ROMA 8:28
Allah turut
bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang
mengasihi Dia
Komentar
Posting Komentar