Jesus Christ and Life Style


JESUS CHRIST AND LIFE STYLE
(cari jati diri atau melarikan diri)

Apa itu gaya hidup?
Beberapa pengertian dari para ahli
1.      Kotler and Keller (2012:192)
Pola hidup (model) seseorang di dunia yang diekspresikan dalam aktivitas, minat dan opininya.
2.      KBBI (2008)
Pola tingkah laku sehari-hari segolongan manusia dan masyarakat.
3.      Plummer (1983:131)
Cara hidup individu yang diidentifikasikan oleh bagaimana orang menghabiskan waktu mereka (aktivitas), apa yang mereka anggap penting dalam hidupnya (ketertarikan) dan apa yang mereka pikirkan tentang dunia sekitarnya.
4.      Sumarwan (2011:57)
Penggambaran dengan kegiatan, minat dan opini dari seseorang.

JNEIS-JENIS GAYA HIDUP di Indonesia
-          Gaya hidup modern (mau cara instan, selalu mengikuti apa yang terbaru spt HP)
-          Gaya hidup sehat (biasanya vegetarian)
-          Gaya hidup hedonisme (membelanjakan segala sesuatu secara berlebihan)
-          Gaya hidup bebas (semua diteriama baik negative maupun positif, mulai tidak kenal moral dan etika dalam masyarakat)
-          Matrealisme (keinginan memenuhi kebutuhan hidup akan benda-benda mahal seperti perhiasan atau perabotan)
-          Individualisme (mementingkan diri sendiri, mengorbankan orang lain, tidak peduli kepntingan bersama)
-           
Apa yang mempengaruhi gaya hidup?
SUNARTO menyatakan beberapa hal:
1.      Kegiatan (activity)
Apa yang dikerjakan konsumen (orang), apa yang dibeli atau dipakai, dan kegiatan apa yang dijalankan untuk mengisi waktu luang.
2.      Minat (interest)
Objek peristiwa atau objek dalam tingkat kegairahan yang ikut pada perhatian khusus ataupun terus-terusan.
Hal ini dapat berupa kesukaan, kegemaran dan prioritas dalam hidupnya. Minat merupakan apa yang dianggap konsumen menarik.
3.      Opini/pendapat (opinion)
Pandangan dan perasaan seseorang dalam memberikan tanggapan isu global, local, ekonomi dan social.

Factor yang memengaruhi gaya hidup seseorang sangatlah banyak:
-          Sikap
-          Pengalamannya (pengalaman baik maupun buruk)
-          Motif (yang membuat seseorang memiliki gaya hidup seperti itu, misalnya merasa kesepian, trauma, mau mencari kepuasan tersendiri, mau diakui . . . .)
-          Persepsi (pandangan) merasa baik dan banyak teman atau diterima jika dia punya gaya hidup seperti itu.
-          Kelas social (membeda-bedakan kaya dan miskin)
-          Keluarga (apa yang diterima/diajarkan)


Lalu, bagaimanakah cara kita menyikapi gaya hidup yang ada saat ini?
Apa yang harus dilakukan?
Yang harus dilakukan adalah kita mengikuti apa kata firman Tuhan
1.      Tidak menjadi serupa dengan dunia ini
ROMA 12:2
Serupa berarti mengikuti apa yang dilakukan oleh orang-orang kebanyakan.
Serupa dengan dunia artinya kita mengikuti apa yang iblis perintahkan dan bukan yang Tuhan perintahkan.
Sebab dunia ini adalah tempat iblis. Ketika malaikat berdosa, maka iblis dilemparkan dalam dunia. Dan iblis tidak senang jika ada pengikut-pengikut Tuhan yang setia dengan apa yang diperintahkan.
Yesus akan mengkakimi dunia ini sebab dunia ini akan binasa. Tetapi barang siapa mengikuti firman-Nya, ia akan tetap untuk selamanya.

2.      Menjauhi Kejatahan
Roma 12:9
Menjauhi kejahatan berarti sebelum kita mendekati untuk melakukan kita sudah menghindarinya. Dan jika kita pernah melakukan maka kita harus pergi agar kita tidak tergoda.
-          Yusuf untuk menjauhi godaan istri Potifar, dia tidak melawan tetapi lari sehingga ia terhindar dari dosanya.
-          Bileam seorang yang diminta untuk mengutuk Israel, ia pada awalnya seperti tidak mau, tetapi dalam penolakannya ada maksud supaya musuh Israel menunggu sampai ia mendapatkan jawaban dari Tuhan. Pernyataan ini sangat rohani. Padahal jelas-jelas Tuhan berkata bahwa barangsiapa mengutuki Israel akan menerima kutuk, barang siapa memberkati akan menerima berkat pada saat itu.
Bileam harusnya langsung menolak dan bukan menyuruh mereka untuk menunggu.
Kejahatan tidak ia jauhi sehingga ia kemudian disadarkan ketika keledainya melihat malaikat Tuhan menghalang dengan pedang yang menyala-nyala di tangan.
-          Daniel memilih tampil beda dengan orang-orang yang ada di Istana, padahal ia bisa saja meminta apa saja yang dibutuhkan tetapi ia memilih untuk menyenangkan hati Tuhan.

3.      JANGAN bersahabat dengan dunia
Yakobus 4:4
Kalau orang bersahabat berarti menerima, kadang itu baik kadang itu buruk. Menganggap yang buruk itu baik. Melakukannya setiap hari setiap waktu. Tidak ada kata berpisah.
Bersahabat dengan dunia berarti menerima dan melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Sebab dunia menunjukan penuhnya kejahatan dan kejatuhan manusia. Dunia menjadi tempat iblis untuk mencari pengikut.
Jadi, kalau bersahabat dengan dunia berarti kita menjadi pengikut iblis. Dan apa akibat jika menjadi pengikut iblis?
BACA :
MATIUS 13:36:42
Yesus menunjukkan ketidak setujuan-Nya terhadap apa yang namanya kejahatan, dalam bentuk apapun. Iblis dan para pengikutnya akan menerima akibat dari perbuatan mereka.

Komentar