MATIUS 6:25-33
KEKUATIRAN MANUSIA
Siapa yang tidak kenal dengan
Negara-negara besar seperti Amerika, Australia, Inggris, Perancis?
Negara yang maju secara teknologi
dan pengetahuan yang tentunya membuat Negara ini di takuti dan disegani oleh Negara-negara
lain termasuk Indonesia.
Di Negara-negara besar ini (AS,
Australia) pernah goncang dan termakan oleh sebuah berita tentang isu kiamat
berdasarkan kalender dari suku maya yaitu tahun 2012…
Menanggapi hal tersebut, akhirnya
mereka membuat inovasi dan gebrakan-gebrakanagar terhindar dari kiamat 2012
(saya masih kelas 3 SMA)… J
Tahukah kita? . . . . .
Negara-negara tersebut akhirnya membuat suatu tempat yang disebut dengan
ruangan anti kiamat atau anti bahaya besar.
Amerika Serikat juga mempersiapkan
diri untuk menangkis hal tersebut agar terhindar dari kiamat. Amerika
mempersiapkan bunker yang tahan terhadap
segala jenis serangan. Terletak di salah satu kotanya yang bernama South
Dakota, bunker milik angkatan darat A.S dibangun di atau lahan 23 kilometer
persegi dengan 557 ruangan. Tiap ruangan dapat menampung 10-20 orang. Soal
ketahanannya, dapat menahan hingga 500.000 ton TNT, bahkan serangan
asteroid/benda luar angkasa yang jatuh,
tsunami pun katanya tak dapat menahan dinding bajanya. Fasilitas di dalamnya
lebih dari fasilitas hotel bintang 5.
Selian itu, ada juga Australia,
membuat bunker diperbukitan yang dapat menahan serangan.
Kemudian Inggris di Kota bawah
tanah di Wiltshire,
Ada di Republik Ceko/Cekoslowakia
Ada juga di Perancis.
Semua mereka buat dengan begitu
canggih dan mereka perkirakan kekuatan-kekuatannya apabila ada suatu bencana.
Tetapi satu hal yang kita tahu pasti bahwa bangunan itu tidak pernah diketahui
kapan akan digunakan…. Tidak mungkin orang akan tinggal disana terus menerus
sampai ada bencana bahkan kiamat.
Hal
ini justru menunjukkan tentang kekuatiran.
Apa
itu kuatir?
takut (gelisah, cemas) terhadap suatu
hal yang belum diketahui dengan pasti
Dari gambaran tadi, kita melihat betapa
khawatirnya kehidupan seseorang, betapa khawatirnya mereka akan kehidupan yang
mereka jalani. Mengapa? Sebab mereka begitu memikirkan hal-hal duniawi.
Bagaimana
dengan kita orang percaya?
Apakah
kita juga masih sering kuatir?
Mungkin
jawabannya adalah kita pernah atau mungkin sedang kuatir dalam hidup kita
(ketika kita datang ke tempat ini)…
Orang percaya diajarkan untuk
tidak kuatri sebab kekuatiran seseorang dapat membunuh iman seseorang. Artinya,
seseorang tidak lagi bergantung kepada Tuhan dalam hidupnya.
Nats
kita merupakan bagian dari khotbah Yesus di bukit. Nats ini tidak terpisahkan
dari bagian sebelumnya yang menjelaskan mengenai MENGUMPULKAN HARTA. Penyebab
dari seseorang mengumpulkan harta adalah karena kuatir. . .kekuatiran atau
ketakutan dalam hidup ini membuat manusia menjadi fokusnya kepada dunia dan
bukan lagi kepada Tuhan.
Dalam kehidupan kita, setidaknya
ada 3 macam ketakutan (ayat 25), yaitu:
1.
Kekuatiran akan kebutuhan hidup (makanan dan
pakaian)
2.
Kekuatiran akan hidup dalam kemiskinan (seperti
bangsa-bangsa yang mencari kekayaan belaka)
3.
Kekuatiran akan futuris (kesusahan
sehari-hari/kesusahan sehari cukuplah sehari)
Ketiga hal tersebut tentu menjadi
perkara kita setiap hari dan tak lepas dari hidup, namun janganlah kita menjadi
kuatir dalam hidup kita. Sebab kekuatiran dapat membunuh iman kita.
Mengapa
kekuatiran menjadi pembunuh iman?
Ada 3 asalan
yang menjadikan kekuatiran dapat membunuh iman kita. Apa saja ketiga hal
tersebut?
Sebab:
1.
Kekuatiran tidak akan memberikan jalan keluar
(ay 26-27)
Banyak orang
berfokus pada kebutuhan hidup saja tanpa pernah berpikir dan berfokus pada
tujuan hidup dana rti hidup itu sendiri. Sebab jika kita mengerti tujuan dan
arti hidup kita ini maka kita dapat melihat bahwa kita ini adalah orang-orang
yang diciptakan Allah jauh lebih indah daripada burung-burung. Dan itu artinya
bahwa ketika kita dijadilah lebih, berarti ada tujuan yang telah ditetapkan
oleh Allah bagi kita yaitu untuk suatu pekerjaan baik yang telah disediakan
sebelumnya (ayat . . . )
Jauh lebih
daripada itu, firman Tuhan mengajarkan kepada kita agar kita percaya dan
melihat bahwa pertolongan dan sumber hidup kita hanya dari Bapa dna bukan dari
siapapun.
Burung yang tidak berbuat apa-apa
saja dipeilhara oleh Bapa yang disorga. Firman Tuhan mau mengajarkan kepada
kita dengan mengatakan bahwa Bapamu yang disorgalah yang memelihara
burung-burung itu.
Petunjuk tempat itu dijelaskan
oleh Tuhan Yesus untuk menunjukkan kekuasaan dan luar biasanya Bapa memelihara.
Burung yang mungkin tidak dapat berdoa meminta kepada Bapa bisa dapat makanan
dan dipelihara. Terlebih lagi kita. Yang masih bisa minta lewat doa dan masih
bisa kerja. Mengapa kita tidak meminta kepada Bapa dan percaya dengan
sungguh-sungguh.
Selanjutnya diingatkan bahwa
kalau kita kuatir terus-menerus pun tidak dapat memperpanjang umur kita… bahkan
untuk sehasta saja.
1 hasta = 45 cm. tidak sampai
semester. Meski ini adalah ukuran untuk panjang atau tinggi, tapi dalam hal ini
dipakai untuk menunjukkan waktu meskipun hanya sedikit saja… sebab firman Tuhan
bilang, bahwa umur panjang dan kekayaan adalah dari Tuhan.
Kekuatiran
kita tidak memberikan jalan keluar,, tetapi justru membuat kita menjadi stress,
depresi, tekanan dan bahkan bisa jadi ada penyakit juga.
Stress itu cukup berbahaya pada
tubuh.
Menurut sebuah majalah kesehatan
memaparkan ada 0 penyakit yang menyerang orang stress seperti :
-
Sakit kepala -
ngilu
-
Kram -
gusi berdarah
-
Mimpi buruk -
sakit perut
-
Kulit gatal -
alaergi
Stress membuat
hormone endorphin atau hormone kegembiraan tersumbat sehingga otot dan pembuluh
syaraf menjadi sakit. Dan bisa menurunkan kekebalan tubuh menurun.
KESAKSIAN PRIBADI:
Pernah saya mengalami sakit
kepala yang cukup sakit. Minum obat tapi tidak turun. Dan akhirnya saya
memikirkan tentang hal-hal yang indah dan bikin tidak stress seperti waktu ikut
lomba di Jakarta dll.
2.
Kekuatiran tidak akan memberikan keupasan secara
rohani (ayat 28-32)
Orang yang percaya dengan sungguh
dan tidak kuatir akan melihat pertolongan dan pemeliharaan Tuhan jauh melebihi
bunga bakung yang disebutkan dalam alkitab.
Bahkan Salomo
pun tidak berpakaian seindah dari salah satu bunga. Dalam 1 RAJA_RAJA 10:4-7
Salomo lebih menunjukkan bagaiman hikmatnya itu lebih penting daripada semua
apa yang dimiliki. Sebab karena hikmat dari Tuhanlah maka ia dapat mengatur
istana yang begitu mewah dan membuat orang yang datang menjadi terkagum-kagum
(ratu negeri syeba).
Hal-hal
yang dapat kita lihat hanya akan memberikan kesenangan sesaat, tetapi bukan
sebuah kepuasan dalam diri kita secara rohani. Kepuasan yang dimaksud disini
adalah kepuasan dalam hal sukacita, kedamaian dan ucapan syukur.
Contoh yang tidak pernah puas
terhadap apa yang mereka inginkan adalah ORANG ISRAEL.
Selalu
bersungut-sungut
Kuatir
akan hari depan mereka
Mereka tidak percaya mengenai
janji dan penyertaan Allah.
BILANGAN 14:29-30
Mengenai 10 dari 12 pengintai
yang sudah mengintai Kanaan namun merasa takut dan tidak percaya bahwa Tuhan
sudha menyerahkan daerah itu menjadi milik pusaka Israel dan akhirnya mereka
semua mati di padang gurun dan tidak ada satupun yang masuk . hanya 2 pengintai
yang percaya yaitu Yosua dan Kaleb. Itulah akibat dari kekuatiran mereka. Tidak
memberikan kepuasan tetapi justru hanya membuat mereka binasa dan tidak melihat
tanah perjanjian.
Sebab itulah Tuhan Yesus
mengatakan dalam ayat 32 jangan kuatir akan makan, minum dan pakaian…
serahkanlah semua kepada Tuhan. Sehingga dalam keadaan apapun kita selalu
merasa puas dan cukup dengan apa yang Tuhan sudah berikan kepada kita.
Sebab mengapa ? ? ? ?
Orang
yang tidak mengenal Tuhan pun mencari hal-hal yang demikian tetapi sebenarnya
dalam hidup mereka tidak ada sukacita dan damai sejahtera. Sebab apa? Mereka
hanya akan mendapatkan KELELAHAN.
Lalu, , , , bagaimana caranya agar kita tidak kuatir?
MAZMUR 37:5
“serahkanlah
hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya dan Ia akan bertindak”
MAZMUR 55:23
“serahkanlah
kuatirmu kepada Tuhan, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk
selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah”
3.
Kekuatiran tidak pernah memberikan pertumbuhan
iman (32-34)
Seseorang yang selalu kuatir akan
bekerja untuk suatu hal yang fana (contohnya Amerika, Australia dll) atau
kepada hal-hal yang sementara. Hanya mengincar harta, tahta dan kepuasan diri
saja.
Orang
yang kuatir akan semakin lemah imannya. Sebab ia tidak lagi memandang kepada
Tuhan. Menggantikan Tuhan dengan hal-hal yang ada dalam pikirannya saja seperti
harta dan pekerjaan. Sehingga tidak mampu lagi untuk berserah. Orang seperti
ini akan goyah imannya jika ditempa masalah yang semakin besar.
Ada beberapa hal yang Tuhan Yesus
mau agar kita bertumbuh
-
Kita menyadari bahwa Bapa tahu kita memerlukan
apa yang menjadi kebutuhan (bukan keinginan kita) 32
-
Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaran 33
-
Jangan kuatir akan futuris (hari demi hari yang
ktia lalui) 34
Kalau kita tahu bahwa Bapa
mengerti segala kebutuhan kita, mengapa kita perlu kuatir? Kalau kita sudah
berusaha melakukan yang terbaik, maka sekarang kita serahkan kepada Bapa apa
yang menjadi tugas-Nya untuk memenuhi kebutuhan kita. Bukan kita yang sibuk
mengejarnya.
Ketika berbicara kerajaan Allah
berarti berbicara mengenai ototritas Allah dalam hidup orang percaya. Apakah
kita sudah mendahulukan Dia sebagai Raja atas hidup kita, atau hanya sebatas
tau tentang Allah? Sebab Dia yang
berkuasa di bumi dan di sorga.
Bukan hanya soal kerajaan Allah
tetapi juga kebenara-Nya. Yaitu kita harus hidup sesuai standar firman TUhan.
Bukan buat standar sendiri.
Jadi pilihlah, apakah kita mau
mengikuti perkara dunia atau perkara sorgawi . . .
Agar iman kita tidak mati maka
marilah kita memilih untuk focus kepada yang Di atas… yaitu kepada Allah saja.
Marilah kita instrospeksi diri.
Apakah selama ini lebih sering kuatir atau bersyukur dan berharap kepada Tuhan?
Komentar
Posting Komentar