Catatan STUDY PB 2
Surat Korintus dan Tesalonika kemungkinan adalah surat awal
Efesus, Filipi dan Kolose surat-surat dari penjara
Mengapa Paulus menulis surat? Urgensi menulis injil karena pengharapan akan kedatangan Tuhan (segera). Paulus menulis surat karena adanya dorongan untuk menggembalakan jemaat. Dan alasan lainnya adalah karena terkain perjananan misinya dimana sebagian besar tempat yang ia kunjungi selalu ada petobat baru atau orang yang menjadi percaya. Sehingga ia perlu menuliskan surat untuk menggembalakan mereka.
Surat Galatia ke Filipi berjarak sekitar 12 tahun. Surat Galatia (galak – ungkapan yang seprti marah-marah) sedangkan Filipi adalah surat sukacita meskipun Paulus dalam penjara.
Filemon terkadang digolongkan sebagai partoral epistle ataupun sebagai prison epistle.
KISAH PARA RASUL – act
Karakteristik
Ciri utama KPR
Tempatnya dalam PB – antara Injil dan surat-surat Paulus.
Mengaitkan tentang Yesus dan surat-surat rasuli. Sebagai keberlanjutan karya Yesus.
KPR adalah satu-satunya catatan sejarah tentang kristen mula-mula yang masih ada sampai saat ini, dari sudut pandang Kristen
Pandangan sejarah KPR
Roh Kudus ditekankan. Roh Kudus berperan dalam penyebaran kekristenan. Menjelaskan bahwa itu bukan usaha manusia. Allah memagari, mencegah dari kesalahan dan menopang Penginjilan.
Potret komunitas mula-mula dalam KPR
Kesan kesatuan umat di gereja mula-mula dalam kehidupan dan cara hidup mereka. Menunjukkan potret orang kristen mula-mula
Catatan teologi mula-mula dalam KPR
Memelihara tema doktrinal utama dari pengajaran rasuli
Fokus kepada Petrus dan Paulus di KPR
Petrus ditulis lebih banyak dari rasul yang lain. Mungkin karena kedekatannya dengna Lukas?
Paulus dicatat dengan sangat dramatis, kisah hidupnya bahkan catatan postus tubuhnya dijelaskan dalam KPR ; tatapan tajam, isyarat tangan, berlutut di Miletus, merobek baju, dll
KPR ditulis sekitar tahun 64M atau 70-85 M atau abad ke 2
Alasannya adalah terkait hubungan antara Penulis [Lukas] dan kedekatannya dengan tokoh-tokoh di dalamnya.
Penulis KPR, Lukas adalah orang non-Yahudi. Lukas kemungkinan adalah salah satu dari 70 murid Tuhan Yesus.
Sama dengna tujuan Injil Lukas, KPR bersifat sejarah
KPR sebagai kisah sejarah
Pembukaan injil Lukas mengimplikasikan bahwa orang-orang sebelum dia telah terdorong untuk menuliskan yang terjadi dalam pergerakan kristen mula-mula
KPR sebagai injil Roh Kudus
Sangat menekankan karya Roh Kudus, baptisan, kepenuhan Roh Kudus, misi gereja mula-mula, orang Kristen di Antiokhia, dalam kisah Stefanus, dan masih banyak lagi.
KPR Sebagai suatu apologia
Paulus dicatat menggunakan pendekatan kepada orang-orang Yahudi dan kepada pemerintah Roma dan memberikan jawaban atas apa yang mereka pertanyakan.
KPR sebagai pembelaan bagi pemenjaraan Paulus
Teofilus sebagai pejabat tinggi dapat memengaruhi Kaisar.
KPR sebagai dokumen teologis.
KESEJAJARAN dengan surat Paulus
Pengetahuan politik Lukas
Memahami pengaturan politik yang berbeda di masing-masing perjalanan misi Paulus. Tahu hak-hak istimewa warga Roma.
Kaitan dengan surat Paulus
Ucapan-ucapan di KPR ada yang sama dengan surat-surat.
GARIS BESAR KPR
Prolog 1:1-5
Peristiwa awal 1:6-26
Kelahiran gereja di Yerusalem 2:1 – 5:42
Awal mula penganiayaan 6:1 – 9:31
Perkembangan kristen 9:32 – 12:25
Perjalanan misi pertama 13:1 – 15:41
Siprus
Antiokhia di Pisidia
Ikonium, Listra, Derbe
Kembali ke Antiokhia
Yerusalem
Perjalanan misi kedua 16:1 – 18:23
Makedonia
Filipi
Tesalonika
Berea
Atena
Korintus
Kembali ke Antiokhia
Perjalanan misi ketiga 18:24 – 20:6
Efesus
Makedonia ke Troa
Troas ke Miletus
Kaisarea
Perjalanan ke Yerusalem 20:7 – 21:17
Paulus di Yerusalem 21:8 – 23:35
Paulus di hadapan Feliks, Festus, dan Agripa di Kaisarea 24:1 – 26:32
Perjalanan ke Roma 27:1 – 28:31
Bukti internal bahwa Lukas menulis KPR. Dibagian tengah ia menuliskan dengan kata ganti “kami”
Paulus juga menulis tentang Lukas dalam kitab Kolose 4:14
2 Timotius 4:11 ; hanya Lukas yang tinggal bersama Paulus. Diduga Paulus dan Lukas mati bersama
2 Timotius adalah surat Paulus yang terakhir.
Fun fact: Kitab Markus merupakan kitab injil pertama.
Tulisan Lukas berhenti pada pemenjaraan Paulus
Penjara pertama : tahanan rumah
Perjara kedua : penjara sungguhan (karena Nero ingin mengambil hati orang Yahudi)
Penerima dan Tujuan
Identitas Teofilus di sapa
Lanjutan buku pertama (Injil Lukas)
Hal-hal yang terjadi setelah kenaikan Yesus
10 hari selama menantikan Yesus di Yerusalem [pasca kenaikan Yesus ke sorga] di sana ada Maria ibu Yesus yang menyimpan segala perkara di dlaam hatinya. Di saat itu ada kemungkinan Maria mencurahkan apa yang terjadi selama 33 tahun bersama Yesus. Ia mencurahkan banyak hal tentang Kristologi dan mereka juga berbagi cerita.
Dalam KPR ada kisah tentang mencari pengganti Yudas Iskariot karena jumlah mereka juga harus genap 12 (sama seperti yang ditulis dalam PL – Mazmur (?). Selama ini memang simbol-simbol tidak penting. Tetapi pada waktu itu, simbol angka 12 menjadi penting.
PENTAKOSTA
Diutus ke segala bagnsa. Bahasa tidak menjadi penghalang lagi.
Resorasi dari peristiwa menara Babel. Gara-gara bahasa terjadi kekacauan. Tetapi dari bahasa juga Tuhan mau memulihkan.
Setelah peristiwa itu, mereka kumpul tiap hari (2:46) – Tafsiran: mereka excited setelah peristiwa-peristiwa itu mereka melihat mujizat dan lain-lain. Mereka menunggu.
Mereka disuruh pergi (amanat agung), mereka tidak pergi tetapi mereka kumpul. tidak pulang (setelah orang-orang 14 bangsa itu menyaksikan peristiwa). Makanya sampai ada yang menjual kepunyaan mereka – ini gaya hidup yang baik. Tetapi itu akan menjadi akhir. Tidak ada yang terjadi karena orang-orang hanya berkumpul. Memang kita melihat Tuhan intervensi – Tuhan izinkan.
Jemaat Yerusalem adalah jemaat yang miskin, mereka yang sakit disektiar rumah ibadah. Makanya dalam surat Yakobus diperingatkan untuk membantu jemaat Yerusalem.
Sangat banyak pergumulan dan masalah yang diurus dalam jemaat mula-mula sehingga akhirnya harus ada yang mengurus meja.
Setelah peristiwa jemaat mula-mula. Mulai terjadi masalah demi masalah.
PERGUMULAN GEREJAMULA_MULA
Ada orang yang sakit
3000 jiwa berkumpul di Yerusalem pada saat itu di kota Yerusalem yang besar. Dan terkumpul di bait Allah maka itu sangat mencolok. Tetapi mulai muncul perhatian dan ketakutan dari orang Yahudi dan pemimpin-pemimpin mereka. 3000 jiwa tidak mencolok jika mereka pada waktu itu pergi (menyebar).
Yerusalem itu nyaman. Orang-orang selalu ingin lihat mujizat sehingga mereka tidak mau pergi. Padahal Tuhan Yesus berkata: Aku tidak akan mengambil mereka dari dunia, tetapi jangan sampai menjadi seperti dunia.
AWAL MULA PENGANIAYAAN
Penganiayaan dimulai setelah kematian Stefanus. Orang percaya tersebar ke berbagai daerah. Dan diantara mereka ada yang memberitakan injil kepada sesama orang Yahudi, lalu ada juga orang yang sudah percaya memberitakan injil kepada orang-orang non Yahudi termasuk orang Yunani.
PERTOBATAN PAULUS
Penganiayaan yang dilakukan oleh Paulus justru terpelanting dari kuda oleh yang “dianiaya”
Kunci pertobatan Paulus, mengubahkan Paulus. Pengetahuannya yang dalam tentang hukum taurat itu justru melengkapinya dalam pelayanan setelah pertobatan Paulus.
Second temple umat Allah selain bait Allah, yaitu tentang orang-orang pilihan (election). Mereka bingung mengapa ada orang-orang non-yahudi yang dikatakan sebagai umat pilihan. Oleh sebab itu, Paulus menjadi rasul bagi orang-orang non-Yahudi.
Petrus dan Kornelius
Gereja mula-mula
SIAPAKAH PAULUS
Berasal dari Tarsus di Kilikia
Warga negara Roma oleh kelahiran – orang tuanya keturunan Roma (Kis 22:28). Mereka bekerja sebagai keluarga yang menjual tenda menurut para peneliti dan diduga mereka menyuplai tenda bagi kekaisaran Roma dan akhirnya diberikan penghargaan sebagai warga Roma.
Saulus yang disebut Paulus (13:9)
Seorang dari suku Benyamin (Fil 3:5; Roma 11:1) sebenarnya ada kebanggaan ketika memiliki nama Saul karena sama dengan rasa Israel pertama yang juga dari suku Benyamin, salah satu suku terkecil/muda. Dia lebih senang di sebut Paulus yang artinya kecil.
Seorang penganiaya jemaat sejak usia muda (kis 8:1-3)
Penampilan fisiknya kurang baik (2 Kor 10:10). Matanya agak rabun sehingga menuliskan suratnya dengan huruf besar (surat Galatia ?) bandingkan dengan Elia (botak, diolok-olok oleh anak-anak), mungkin suaranya lirih sehingga ada yang ngantuk dan jatuh (eutikus), ada duri dalam daging.
Pertobatan dan Awal Pelayanan Paulus
Titik balik pertobatan (Kis 9:1-19a; 22:1-21; 26:3-23; Gal 1:11-12) (34-35 M/lebih awal)
Awal pelayanan di Damsyik & Arabia (Kis 9:19b-25; 2Kor 11:32-33; Gal :17 (35-37M). dia belajar dan merenung. Di Arabia banyak padang gurun. Di Arabia itu menentukan banyak hal. Ada waktu jeda dimana ia dapat belajar. Sama seperti fenomena orang Indonesia yang baru percaya diundang sana-sini padahal mungkin dia belum mengerti sungguh-sungguh untuk belajar.
Kunjungan pertama ke Yerusalem - akhir 37 M (Kis 9:26-31; Gal 1:18-20)
Pelayanan di tarsus tempat asalnya, Kilikia, Antiokhia (Kis 9:30; 11:19-26; Gal ….)
Kunjungan kedua ke Yerusalem membawa bantuan (Kis 11:27-30; 12:25; Gal 2:1-10). Di Yerusalem, ia mulai di terima karena pelayanannya terbukti. Lalu di sana ia bertentangan dengan Petrus.
Dari Antiokhia ke Siprus (tempat Barnabas). Apa yang terjadi di sana?: di sana ia bertemu Sergius Paulus gubernur . di sana dia terkena penyakit/malaria/sakit keras. Lalu ia diminta untuk pergi ke Perga untuk berobat (karena disana ada orang-orang yang dikenal oleh Sergius Paulus). Paulus tetap memberitakan injil juga.
Lalu ia putar-putar di beberapa daerah termasuk Galatia dan melayani di sana. Sehingga tidak heran dalam suratnya kepada jemaat Galatia, ia menyinggung soal bagaimana pertemuan mereka . Paulus mengingatkan/memberitahu bahwa waktu itu ia dalam keadaan lemahs/akit. Oleh sebab itu, jika mereka dapat percaya adalah karena anugerah.
Ia berpisah dengan barnabas. Karena Barnabas ingin ke Siprus tempat asalnya dan karena Barnabas ingin membawa Yohanes Markus . . . (awalnya ia dibawa Paulus dan Barnabas. tetapi mungkin karena melihat keadaan begitu sulit akhirnya minta pulang) tetapi paulus tidak. Paulus kembali ke Antiokhia.
Paulus ingin ke atas (Galatia dll) tetapi seperti dihalang-halangi tetapi akhirnya ia pergi ke barat (Eropa). Ia sampai di Troas dan disitu dia mendapat visi akhirnya terpanggil untuk ke Makedonia.
Paulus ke Filipi. Strateginya sesampai di Filipi ia mencari Sinagoga tempat orang berkumpul, sering ke sungai tempat banyak orang tinggal karena membutuhkan air. Orang yang bertobat di Filipi; budak perempuan, kepala penjara, Lidia) eudia, sintike. Eudia dan Sintike berselisih. Dan akhirnya masalah di sana di bawa ke gereja. Sambutan di gereja Filipi sangat mendukung pelayanan Paulus – mungkin karena di dalamnya banyak orang-orang seperti Lidia. Ada relationship.
Di Atena mereka tidak membatasi diri sehingga ada konsep “Allah yanng tidak dikenal.” Itulah yang ia beritakan.
Dari Korintus, ia ke Efesus. Kota yang dikunjungi banyak yang berada di pinggir-pinggir laut karena di sana cukup maju dan banyak orang berkumpul.
Paulus membawa persembahan di Yerusalem, orang-orang yang dipinggir bait Allah banyak yang susah.
Perjalanan Misi ketiga
Efesus. Dia melayani 3 tahun di Efesus. Seuah kota yang posisinya sangat strategis. Paulus merasa suasana politik tidak kondusif, merasa mungkin itu perjalanan terakhirnya sehingga ia menuliskan surat-suratnya. Lalu dia kembali ke Yerusalem.
Di Yerusalem. Ia ditangkap dan meminta untuk ke Kaisarea, karena ia orang Roma (jangan sembarangan mengadilinya sebagai orang Roma). Ia berharap bisa diadili di Roma dan pergi ke Roma. Perjalanan ke Roma adalah akhir kisah para rasul. (di sana ia menulis surat Filipi, Kolose, Efesus, Filemon). Ada yang mengatakan bahwa paulus belum menulis surat kepada titus, filemon, timotius. Dan ada yang mengatakan ia juga sempat dilepaskan terlebih dahulu dan menuliskan surat-surat tersebut. Hingga akhirnya dihukum mati.
Perjalanan misi ketiganya ditandai dengan banyak ketegangan. Karam kapal dan tantangan-tantangan.
Perjalanan misi ketiga, ia menulis surat Korintus.
Tentang baptisan Roh Kudus yang ada dalam Kis 19 di efesus jangan langsung dianggap sebagai patron/pola tetapi kita harus melihat bahwa itu adalah simbol. Jangankan di tarik di gereja masa kini tetapi juga perlu dilihat pada gereja masa itu, bahwa baptisan Roh Kudus tidak terjadi juga di tempat pelayanan Paulus yang lain.
Rekonstruksi hubungan Paulus dan jemaat Korintus ketika pertama kali bertemu.
Ada 2 surat Paulus tidak ditemukan. jadi total, sebenarnya ada 4 surat
Surat pertama, “former letter” 1 Kor 5:9
Surat kedua adalah surat 1 Korintus yang dikirimkan kepada Paulus tentang masalah jemaat di Korintus terkait berita dari keluarga Kloe.
Surat yang dikirim mungkin melalui Titus (disini ditulis sebagai surat yang keras.
Lalu surat selanjutnya adalah surat 2 Korintus.
Beberapa suratnya, Paulus menyebut dirinya sebagai seorang rasul dikarenakan mungkin ada yang menyebutnya bukan rasul karena tidak termasuk dalam ke 12 murid Yesus.
Surat itu umumnya ada 3 hal: penulis, penerima, salam/berkat. Hal ini menunjukkan apa yang terjadi dengan jemaat yang ada di sana. Paulus menuliskan tentang berkat yang menjadi cirikhasnya. Ia menggabungkan berkat dalam bahasa Yahudi dan Ibrani (grace and peace) Charis/chara & Shalom/Eirene= kasih karunia dan damai sejahtera.
Paulus juga menuliskan “ucapan syukur” yang di dalamnya ada motif-motif.
banyak orang pintar di Korintus (1:5)
Paulus menekankan tentang Yesus yang tersalib. dan mungkin banyak orang mengatakan itu maka orang-orang tidak akan tertarik. Pada zaman itu banyak orang yang menjadi orator. Tidak menarik jika memberitakan Yesus yang tersalib. Makanya ada yang mengatakan bahwa pemberitaan tentang Yesus yang tersalib adalah kebodohan.
tidak kekurangan dalam satu karunia ; semuanya dimiliki.
Apa permasalahan dalam jemaat Korintus?
Perpecahan. tidak seia sekata, tidak sehati sepikir.
Ada kelompok-kelompok, bergosip/gospel (gosip pelayanan)
Golongan-golongan
golongan/kelompok adalah masalah manusia yang tidak terhindarkan karena manusia adalah mahluk sosial-heterogen/homogen.
jemaat korintus adalah jemaat yang berbeda-kaya. perbedaan itu juga harus dipandang sebagai sebuah pendalaman untuk meyakinkan bahwa semua adalah anugerah. namun ada bahayanya juga. jika ada yang lebih baik, kita iri. jika ada yang lebih buruk, kita sombong. lihatlah apa yang dapat menyatukan? Kristus! Namun banyak yang mencari kesamaan tapi bukan kesamaan yang utama.
Teologi itu merupakan hal yang dapat membuat kita melihat Tuhan dalam dimensi-dimensi yang justru menunjukkan betapa besarnya Tuhan. Tuhan terlalu besar untuk diukur hanya berdasarkan teologi/pemikiran kita.
Hikmat Allah dan hikmat manusia. pemberitaan salib dianggap bodoh. Problem pemimpin agama pada waktu itu adalah merasa diri paling pintar hingga menyalibkan Kristus.
prinsip alkitabiah ; Apa yang bodoh bagi manusia dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat dan apa yang lemah bagi dunia dipilih Allah untuk memalukan orang-orang berhikmat dan apa yang lemah bagi dunia ipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat.
Konflik dalam jemaat Korintus; mereka perlu hikmat yang benar dari Allah. Yaitu jemaat memiliki Roh Allah dalam dirinya yang mampu menyatakan tentang Allah (tanda bahwa Roh Allah ada dalam dirinya).
Diawal surat Korintus, Paulus sudah membahas tentang perselisihan. menunjukkan bahwa perselisihan adalah sesuatu yang serius.
Permasalahan jemaat: Pernikahan
Karena pernikahan adalah untuk memancarkan Tuhan dan kasih Tuhan. Pernikahan juga adalah gambaran yang ada dalam alkitab yang menggambarkan hubungan jemaat dan Kristus. Pernikahan juga merefleksikan tentang Allah Tritunggal.
1 KORINTUS PASAL 8-10 ; GRAY AREAS - CHRIST-LIKE USE OF OUR CHRISTIAN LIBERTIES
Penyembahan berhala - hak dan kewajiban rasul - penyembahan berhala (sandwich). Penyembahan berhala (bandingkan dengan budaya sekarang/budaya jemaat)
menghormati para leluhur bukan dengan sembayang kepada leluhur : mengharumkan nama leluhur, melunasi hutangnya jika mampu, perbuatan baik yang ada dikembangkan (ini cara orang kristen menjawab, bukan “dilarang pendeta” tetapi kita punya cara yang lebih baik untuk menghormatinya)
Ayat 9 = jagalah. Ayat 11 = Dengan jalan demikian orang yang lemah, yaitu saudaramu yang untuknya Kristus telah mati, menjadi binasa karena “pengetahuan”mu. ayat 12 = engkau pada hakekatnya berdosa kepada Kristus. Kristus sudah mati untuk orang lain, maka kita juga harus memperhatikan kehidupan mereka termasuk iman mereka. Pengetahuan Paulus tentang banyak hal lebih baik dari jemaat yang ada tetapi ia tidak mempergunakan hak-hak itu untuk kepuasan pribadinya. Jika karena kita, orang lain menjadi tersandung, apakah kita sudah menjadi serupa Kristus? kok tidak mirip?
Inti masalah berada pada pasal 8 dan 10. sedangkan pasal 9 adalah inti konsep. Ini harus menjadi model dari Kristosentris kita, konsep salib yang kita pakai.
1 KORINTUS 11
1 KORINTUS 12-14
Merupakan sandwich : pasal 12 dan 14 berbicara tentang karunia dan di tengah-tengah (pasal 13) berbicara tentang kasih
Karunia = diberikan Tuhan dan sifatnya tidak permanen - belum tentu berlaku terus menerus. yang awalnya tidak punya, tapi bisa tiba-tiba memiliki tetapi bisa juga hilang.
Tujuan karunia = untuk membangun jemaat.
Karunia beda dengan kemampuan yang lebih.
Karunia bisa berlaku sesuai tempat. Karunia dapat kita minta (untuk menolong jemaat Tuhan). Karunia tidak dipejari dari nol sampai pandai. Tetapi karunia bisa dikembangkan.
Kesembuhan dalam konteks saat ini berbeda dengan konteks jaman Tuhan Yesus dan para rasul. Yesus mengadakan bukan pertunjukan/KKR, diadakan dalam waktu yang tidak diatur.
Dalam bagian ini, Paulus menekankan bahwa karunia utama adalah mengasihi.
Karunia itu berbeda-beda agar kita sadar bahwa karunia adalah anugerah Tuhan. Oleh sebab itu harus kita pakai atau kita pergunakan dengan baik sesuai dengan apa yang Tuhan ingin kita lakukan melaui karunia itu supaya dapat membangun orang lain/jemaat.
Nubuat artinya menyampaikan apa yang menjadi isi hati Tuhan - jangan dipandang sebagai sebuah ramalan atau firasat. Nubuatan bersifat lebih komunal, terjadi di dalam jemaat atau kelompok. Bukan pribadi demi pribadi. Karunia adalah titipan Tuhan untuk kita sampaikan.
Panggilan hamba Tuhan perlu diperhatikan dan tidka boleh tidak ada dalam diri kita sebagai orang yang terpanggil dan menyerahkan diri sebagai hamba Tuhan; (1) Berkhotbah (2) Memimpin Pujian dengan baik. Jangan “apa-apa tidak bisa”
1 KORINTUS 15
Kristus bangkit : suatu pengharapan orang kristen.
Jerih payah kita tidak sia-sia. Meskipun kita lelah (lelah tetap ada) tetapi pengharapan akan Kristus menjadi sukacita kita dan sumber pengharapan kita. Sehingga kita percaya bahwa pelayanan kita dalam pemberitaan injil tidak ada yang sia-sia.
1 KORINTUS 16:13-24
Salamnya kepada orang-orang di Korintus, di dalamnya ada orang-orang penting yang berarti bahwa ada hubungan yang baik dengan mereka
SURAT 2 KORINTUS
TERBAGI MENJADI 3 BAGIAN
2 KORINTUS 4:7 - menjadi motivasi kita dalam pelayanan kita dan dalam persoalan yang kita miliki.
2 KORINTUS 8 - CONTAGIOUS GENERSITY
Kutipan Paulus yang tidak tercatat dalam injil : lebih bahagia memberi daripada menerima (Kisah Para Rasul 20:35). Darimana ia tahu? apakah ia mengarang? tidak ! ia bisa saja mendengarnya dari para murid Tuhan Yesus. PELIT, suatu penyakit yang tidak cocok dengan kekristenan (Pdt. Irwan Pranoto - Kelas Study PB 2). Pemberian (sampai mana kita boleh memberi?) berkaitan sejauh mana kita mengampuni.
Orang kristen dapat memberi dalam bingkai menghentikan dosa.
2 Korintus 12:9 - anugerah Tuhan cukup bagi orang yang percaya
S U R A T E F E S U S
PANGGILAN DAN KEHIDUPAN KRISTEN
Penulis: Paulus-Rasul Kristus oleh kehendak Allah,
Penerima :
kepada orang-orang Kudus di Efesus (in Efesus)
dan orang-orang percaya dalam Kristus (in Kristus) : disebut Dwiwarga negara.
Tetapi tetap ingat bahwa kita ini masih hidup di dunia (jangan membuat tembok pemisah dengan yang lain). Tetapi kita harus hidup “berbeda” dalam pergaulan dengan dunia. Bukan untuk terpengaruh tetapi justru mempengaruhi.
Orang kristen pasti bergumul. Sebab kita memiliki dwiwarganegara :)
Salam
Shalom/charis (kasih karunia) dan damai sejahtera (eirene)
Closing
Supaya kamu juga mengetahui keadaan dan hal ikhwalku,
maka Tikhikus
Saudara kita yang kekasih dan
pelayan yang setia di dalam Tuhan,
Akan memberitahukan semuanya kepada kamu.
Dengan maksud inilah ia kusuruh kepadamu,
yaitu supaya kamu tahu hal ihwal kami dan
Supaya ia menghibur hatimu.
Damai sejahtera dan kasih dengan iman
Dari Allah, Bapa dan dari Tuhan Yesus Kristus
Menyertai sekalian saudara.
Kasih karunia
Menyertai semua orang,
Yang mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus
Dengan kasih yang tidak binasa.
CHRISTIAN CALLING AND CONDUCT - Panggilan Kristen dan Hidup Kristen
Panggilan Personal
Tujuan : kemuliaan (1:3-14 segala berkat rohani dalam sorga, kasih karunia yang mulia, rahasia kehendak-Nya, menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya). Ketika percaya, kita langsung dimateraikan. Meskipun ada banyak orang tetapi kita dipilih Tuhan. Itu karena kasih karunia Tuhan.
Sarana : pengetahuan (1:15-23 iman & kasih supaya memberikan Roh Hikmat dan wahyu, mata hatimu diterangkan betapa kaya dan hebatnya)
Iman tanpa kasih = palsu. Kasih tanpa iman = liar.
Roh hikmat harus menjadi milik orang percaya. Dan ada perubahan dalam hidup
Supaya mereka mengerti betapa kaya dan hebatnya kasih karunia yang Allah berikan lebih dari segalanya. Supaya tidak mudah mental health.
Motif : kasih karunia (2:1-10; dulu: mati karena pelanggaran dan dosa, hidup dalam dan menuruti daging, harus dimurkai [mau berbuat apapun kita kana dimurkai] ; telah: menghidupkan bersama Kristus, memberi tempat bersama Dia kekayaan kasih karunia yang melimpah oleh kasih karunia)
Orang yang punya kasih karunia pasti bergumul dan bertanya '"why me?" Dan apa yang Tuhan mau aku kerjakan?" Pikirkan "the calling is for Christ"
Penggilan Komunal
Kesatuan masa kini (2:11-22; yang dahulu "jauh" sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus; merubuhkan tembok pemisah; menciptakan satu manusia baru alam Kristus; memeprdamaikan dalam satu tubuh dengan Allah oleh salib; anggota keluarga Allah, dengan dasar para rasul dan nabi dengan Kristtus sebagai batu penjuru, bangunan Allah). Tidak ada lagi pemisah antara orang Yahudi dan non-Yahudi.
Pengabdian masa lampau (3:1-13: rahasia yang dinyatakan kepadaku dengan wahyu; zaman angkatan dahulu terbatas pengetahuan akan orang bukan yahudi sebagai ahli waris). tidak boleh ada keseombongan sebagai orang Yaudi maupun non-Yahudi.
Pemahaman masa depan (3:14-19; aku berdoa: kekayaan kemuliaan menguatkan dan meneguhkan; Kristus diam dalam hati dan berakar dalam kasih; memahami betapa lebar, panjang, tinggi dan dalamnya kasih Kristus: dipenuhi dalam seluruh kepenuhan Allah)
Christian calling is not theory tetapi sebuah doktrin dan kehidupan kristen.
PERJALANAN ROHANI
- Dalam satu roh (4:1-16) perlu menyadari adanya kesatuan dari perbedaan.
- Dalam kekudusan (4:17-32) menanggalkan manusia lama menjadi baru. Jangan marah, jangan beri kesempatan kepada iblis, jangan mencuri lagi (yang terlanjur), harus bekerja keras, supaya bisa membantu orang lain, jangan ada perkataan kotor (perkataan yang baik belum tentu lembut, tetapi menghentikan dosa. ingat bukan soal volume suara) mendukakan Roh Kudus, kepahitan, geram, marah, iri hati, fitnah, kegaduhan, penuh kasih mesra, pengampunan,
Pengampunan itu bukan soal melupakan tetapi mengiklaskan/merelakan yang sudah terjadi. kita tidak bisa melupakan dan tidak diminta untuk melupakan agar supaya ketika kita ingat orang yang menyakiti, maka kita ingat juga bahwa kita adalah orang yang menyakiti orang lain dan tentu menyakiti hati Tuhan. Ingatan itu justru harus kita pakai untuk kita mengingat pengampunan Tuhan atas kita sehingga kasih Allah nyata bagi kita dan kita belajar untuk mengampuni
- Dalam kasih (5:1-6) Sebab itu, ucaplah syukur karena kasih Tuhan yang telah diberikan bagi kita.
- Dalam terang (7-14) hidup sebagai anak terang, menunjukkan bedanya kita dengan yang lain, agar terang Kristus bercayaha atas kita. "You must be Jesus" [ilustrasi anak yang berjualan di stasiun kereta dan ditolong seorang laki-laki]. banyak orang tidak kenal Yesus karena tidak banyak orang sepert Yesus "yang berkeliaran" di sekitar orang lain.
- Dalam hikmat (5:15-6:9) seperti orang arif bukan orang bebal yang melihat hidup itu seperti sebuah kebetulan. tetapi orang arif adalah orang yang memerhatikan dengan seksama bagaimana ia hidup. bagi orang arif, hidup adalah anugerah dan kalau tidak ada pekerjaan baik yang orang titipkan kepada kita hari ini, untuk apa aku hidup! pergunakan waktu yang ada, mengerti kehendak Tuhan, penuh dengan Roh, berkomunikasi dalam mazmur, rendahkanlah diri.
Bagaimana cara kita tahu kehendak Tuhan? firman Tuhan berkata "usahakan supaya engkau tahu kehendak Tuhan." sebab Tuhan tidak akan menyembunyikan kehendak-Nya dari kita.
Jangan mabuk oleh anggur, berkata seorang kepada yang lain dengan mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani, rendahkanlah diri. setelah itu, rendahkan diri harus diterapkan dalam 3 relasi; suami-istri, orang tua-anak, tuan-hamba.
PEPERANGAN ROHANI
Kehidupan kristen bukan berbicara tentang hal-hal di atas tetapi ada peperangan rohani.
- Kuat di dalam Tuhan dan kekuatan kuasa-Nya (6:10)
- Bertahan melawan tipu muslihat iblis (6:11-12) melawan pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa, penghulu-penghulu dunia yang gelap, roh-roh jahatdi udara.
- Ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah (6:13-20)
Ikat pinggang kebenaran - antara kehidupan dan firman itu selaras supaya tidak kedapatan malu (karena melorot).
Baju zirah keadilan (baju zirah melindungi bagian vital) keadilan itu melindungi. Harus punya kesiapan.
Perisai iman. Iman itu melindungi kita dari serangan iblis.
Ketopong keselamatan. (kepala berisi hal yang penting yang perlu diselamatkan - dan keselamatan itu hanya oleh anugerah - by grace alone)
Pedang Roh yaitu firman Allah - satu-satunya yang dipakai untuk menyerang [yang lain utk bertahan] - melawan kuasa gelap dan godaannya.
Doa ; berdoa bagi orang-orang di sekitar kita. Jika kita tidak pernah doakan, jangan kita menghukum/hakimi mereka.
P H I L I P I A N S
Sekitar 14-16 kali Paulus menyebut kata "sukacita"
Opening dan Closing - ia ingin menyampaikan bahwa meskipun di dalam penjara ada orang yang akhirnya menjadi percaya. Oleh sebab itu ia mengatakan "salam kepadamu dari segala orang kudus khususnya dari mereka yang di istana kaisar."
Prologue
- ucapan syukur setiap kali aku mengingat kamu karena persekutuan dalam berita injil. berdoa dengan sukacita. kunci sukacita sejati : berdoa bagi orang lain.
- doa : semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian seupaya suci dan penuh buah kebenaran.
- kabar : aku dipenjarakan karena Kristus vs kesudahan semua ini adalah keselamatanku.
- pemberian terkini : mengambil bagian dalam kesusahan Paulus.
- pemberian terdahulu : tidak ada yang melakukan perhitungan hutang piutang; suka mengirim bantuan
PERJALANAN YANG BERHARGA
Pertnership in the gospel. adalah wajar jika hamba Tuhan menderita.
Memperhatikan orang lain, membuat orang bersukacita - KISAH AHLI GIZI.
menaruh pikiran dan perasaan [dalam bahasa Yunani cuma 1 kata] yang terdapat juga dalam Kristus. Pikiran dan perasaan Kristus ada dalam diri kita.
Sama seperti Kristus dalam FIlipi 2:5-11 yang merupakan himnologi tentang Kristus [kristologi]. . . saat semua orang belajar untuk sukses dari bawah ke atas, Kristus tidak demikian. Ia mengajarkan kepada kita untuk saling peduli dengan yang lain, merendahkan diriseperti Kristus dan Allah akan meninggikan. Kenosis [dalam bahasa teologi] - menghamba/mengosongkan diri.
Komentar
Posting Komentar