Catatan kuliah Doktrin Penciptaan : Cratio Ex Nihilo

    Banyak orang kristen termasuk kaum injili kurang memperhatikan hal-hal terkait dengan lingkungan dan alam semesta seperti orang-orang yang pergi ke bulan, bagaimana jika manusia bisa ke bulan dan lain-lain seperti pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan para ilmuan di luar negeri kepada para teolog tentang hal ini.

Mengapa demikian? 

Apa jawaban kita atas hal-hal tersebut?

Mari kita renungkan dan pikirkan seperti apa pandangan kita dan apa yang akan kita lakukan.


KREDO TENTANG PENCIPTAAN

Penekanan Creatio Ex Nihilo tidak ditulis atau ditambahkan ke dalam Pengakuan Iman.

- THE APOSTLE'S CREED / Pengakuan Iman Rasuli

I believe in God, the Father almighty, creator of heaven and earth

- The Nicene Creed / Pengakuan Iman Nicea (I)

We beliave in one God, the Father almighy, maker of heaven and earth, of all things visible and invisible.

- The Nicene Creed / Pengakuan Iman Nicea (II)


Namun, sama seperti Tritunggal, walaupun kalimat itu tidak ada bukan berarti konsep  atau pemikiran tentang Creatio Ex Nihilo tidak ada.

Kita perlu belajar banyak hal dari berbagai sumber untuk kita bisa mengerti lebih luas lagi. Pengakuan Iman menolong kita untuk mengerti dan membuat kita eling (bahasa Jawa) - Kata Pak Wilson Jeremiah - Dosen Sistematika STT SAAT

Ayat-ayat alkitab yang menjadi dasar, mulai dari yang tidak eksplisit hingga yang paling dekat dengan konsep Creatio Ex Nihilo.

- Kejadian 1:1-2

- Mazmur 33:9

- Mazmur 90:2

- Yohanes 1:3

- 1 Korintus 8:6

- Kolose 1:16

- Ibrani 1:2

- Wahyu 4:11

- Roma 4:17

- Ibrani 11:3




Pengakuan Iman Reformed - Pengakuan Iman Westminster 4.1

Pengakuan Iman Belgic art. 12

Chatechism Heidelberg / Katekismus Heidelberg, Q&A. 26

Jeneva Chatechism / Katekismus Jenewa Q.25

Katekismus ini menekankan sebenarnya tidak ada ateis yang murni. Sebab alam semesta ini menunjukkan bahwa ada sesuatu yang besar. Dan manusia percaya bahwa ada sesuatu yang lebih besar daripada dirinya.

Chatechism Heidelberg Q&A 26

Implikasi dari doktrin penciptaan.


Martin Luther : Kalau kita menerti tentang penciptaan, sangat aneh jika kita tidak bersyukur


MENGAPA PERLU DITBAHKAN "EX NIHILO"

1. Ex nihilo penting untuk ditegaskan agar kita memahami ontologi ciptaan dengan tepat kaitannya dengan aseitas Allah.

2. Doktrin penciptaan merupakan titik awal dari agama/spiritualitas sejati, dimana manusia menyadari keterbatasan dan kebergantungan penuh pada Allah.

Seharusnya agama yang sejati itu punya doktrin penciptaan. 

3. Keyakinan akan penciptaan membedakan kekristenan dari agama-agama non-teistik dan kepercayaan lain yang berpandangan bahwa dunia ciptaan kekal.


CREATION CARE

Buku THE CREATION : an appeal to sae life on earth - E. O. Wilson [seorang atheis] "saya bingung bahwa begitu banyak pemimpin agama, yang secara spiritual mewakili sebagian besar orang di seluruh dunia, ragu-ragu untuk menjadikan perlindungan terhadap ciptaan sebagai bagian penting dari magisterium meeka. Apakah mereka percaya bahwa etika yang berpusat pada manusia dan persiapan untuk kehidupan setelah kematian adalah satu-satunya hal yang penting? Yang lebih membingungkan lagi adalah yakinan yang meluas di kalangan umat kristiani bahwa kedatangan kedua sudah dekat, dan oleh karena itu kondisi planet ini tidak terlalu penting. Bagi mereka yang mempercayai bentuk kekristenan ini, nasib sepuluh juta bentuk kehidupan lainnya memang tidak penting. Doktrin ini  dan doktrin-doktrin lain yang serupa bukanlah injil harapan dan kasih sayang. Itu adalah injil kekejaman dan keputusasaan. Mereka tidak lahir dari hati kekristenan." 

Kalimat ini adalah kritikan terhadap pandangan kristen yang terlalu fokus kepada kehidupan setelah kematian. Kritikan ini juga ditujukan kepada gereja katolik (dengna menyebutkan "magisterium)


The historical Roots of Our Ecologic Crisis - Science 155 [1967]: 1203-7 ... Lynn White, Jr.

Christianity vs creation

"Khususnya dalam bentuknya di Barat, agama kristen adalah agama yang paling antroposentris yang pernah ada di dunia. Pada awal abad kedua, Tertulianus dan Iraneaus dari Lyons bersikeras bahwa ketika Allah membentuk Adam, Ia menjadikan bayangan dari gambaran Kristus yang berinkarnasiAdam kedua. Manusia berbagi, dalam ukuran yang sangat besar, transendensi Allah atas alam. Kekristenan, sangat berbeda dengan paganisme kuno dan agama-agama di Asia (kecuali, mungkin Zoroasterianisme), tidak hanya mengjarkan dualisme antara manusia dan alam, tetapi juga bersikeras bahwa adaah kehendak Allah bahwa manusia mengeksploitasi alam untuk tujuan yang tepat."


Jonathan R. Wilson - Buku God's Good World pp.vii-viii

"Kita miskin akan sumber-sumber doktrin penciptaan yang dapat menuntun kehidupan kita saat ini karena teologi kristen mulai meninggalkan doktrin penciptaan sekitar 150 tahun yang lalu. Kita tidak sepenuhnya mengabaikan doktrin tersebut. . . . Namun demikian, dibandingkan dengan doktrin-doktrin lainnya, doktrin penciptaan telah diabaikan; hasilnya adlaah doktrin yang tidak berkembang."


Materi Kuliah Teologi Sistematika 2 - Wilson Jeremiah.

Komentar