Kata "Tritunggal" tidak ada di dalam alkitab. Namun bukan berarti bahwa konsep dan pemikiran tentang Tritunggal itu tidak ada.
Peristiwa atau teks yang paling jelas dalam Perjanjian Baru yang paling gamblang menunjukkan adanya tiga pribadi Allah yang bisa dibedakan satu sama lain yaitu Peristiwa Pembaptisan Yesus (Matius 3:16-17)
Alasan-alasan yang menjadi dukungan bagi pembacaan trinitarian terhadap Perjanjian Lama:
- Didukung oleh kata ganti "Kami" atau "Kita" yang merujuk pada Allah
- Didukung oleh figur atau tokoh yang muncul di Perjanjian Lama yang dikaitkan dengan Allah YHWH
- Didukung oleh konsep kesatuan kompleks (complex unity) dalam beberapa teks/ayat Perjanjian Lama.
Kata ganti "Kita" dalam Kejadian 1:26 dapat ditafsirkan sebagai "Tritunggal" oleh sebab beberapa alasan berikut:
- Karena ada rujukan kepada Roh Allah dan Allah berfirman di konteks dekat dari ayat tersebut
- Krena kata "Elohim" yang lebih sering digunakan di Perjanjian Lama bersifat jamak sekalipun ada kata tunggalnya.
- Karena tidak masuk akan jika "Kita" mencakup mahluk-mahluk surgawi selain Allah sendiri
Satu teks atau bagian dalam Perjanjian Lama yang paling gamblang menunjukkan keilahian atau ketuhanan dari Roh Kudus dari pekerjaan atau karya-Nya: Ayub 33:4, Mazmur 104:30
**Ini adalah quiz teologi sistematika yang saya dapatkan
Komentar
Posting Komentar